Kepolisan belum dapat memastikan jaringan yang terkait dengan pengeboman di Masjid Al-Dzikra kompleks Polresta Cirebon, Jumat (15/4) pekan lalu. “Densus (Detasemen Khusus Anti teror) 88 masih berusaha menjawab pertanyaan ini,” ujar Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Inspektur Jenderal Mathius Salempang dalam keterangan pers di ruang Rupatama Mabes Polri, Senin 18 April 2011.  Menurut Mathius, motif pengeboman juga belum dapat diungkapkan. “Ini masih dalam pengembangan penyidikan,” katanya.

Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas  Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar menyatakan hal serupa. Menurutnya dugaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme bahwa aksi bom Cirebon terkait dengan jaringan di Aceh belum dapat dipastikan oleh polisi. “Kalau disinyalir itu bisa saja. Yang jelas tim kita terus menyelidiki,” ucapnya.

Namun, kepolisian memastikan Muhammad Syarif, pelaku bom bunuh diri di Polresta Cirebon, terkait dengan kasus perusakan toko Alfamart Cirebon beberapa waktu lalu. Kasus ini ditangani oleh Polresta Cirebon, dan Syarif masuk dalam salah satu daftar pencarian orang yang ditetapkan Polresta Cirebon.

Dari kasus tersebut, saat ini 11 tersangka telah ditetapkan oleh polisi. Sebanyak enam orang sudah ditahan dan menjalani proses hukum. Bahkan, sudah ada yang keluar penjara. Sementara 5 lainnya masuk ke dalam daftar pencarian orang.

Hari ini polisi juga memastikan pelaku bom bunuh diri di Masjid Al Dzikra itu adalah Muhammad Syarif, warga Cirebon berusia 32 tahun. Berdasarkan uji DNA orang tua Syarif yang dilakukan kepolisian, dinyatakan 100 persen cocok dengan Muhammad Syarif Astanagari.

Seperti dikabarkan sebelumnya, bom diledakkan saat berlangsungnya salat Jumat di Masjid Al Dzikra, kompleks Polres Cirebon Kota, Jumat 15 April lalu. Polisi menduga peledakan itu merupakan aksi bom bunuh diri.

Insiden itu melukai sedikitnya 30 orang, 24 di antaranya polisi, termasuk Kapolres Cirebon Kota Ajun Komisaris Besar Herukoco. Satu orang tewas dalam insiden itu, Muhammad Syarif, diduga sebagai pelaku peledakan bom bunuh diri.